Simulasi Persiapan Porprov XVII Tahun 2026
Risalahkuuu- Rapat Persiapan Porprov Tahun 2026 , 30/12/2025. Rapat tersebut diselenggarakan di kantor koni yang berada di Gor Wisanggeni Tegal di Jalan Sragen No. 36, Debong Tengah, Kota Tegal. rapat tersebut dipimpin oleh H. Supardi, S.Sos. selaku Ketua Umum Koni Kota Tegal. acara tersebut diselenggarakan guna menyiapkan cabor yang berhasil lolos ke Porprov Tahun 2026.
Dalam rapat tersebut Ketua Umum Koni Kota Tegal memberitahukan bahwa akan ada penurunan anggaran untuk Porprov di Tahun 2026 ini, tidak tanggung-tanggung penurunan anggaranya sebesar 62% dari anggaran Porprov Tahun 2023, beliau menyampaikan bahwa ini tidak terjadi di Kota Tegal saja tetapi di kota-kota lain Di indonesia juga mengalami penurunan anggaran karna ini merupakan kebijakan nasional yang dibuat pemerintah.
Banyak dari pengurus cabor yang kecewa karena angka penurunan anggaranya sangat tinggi dan menurut pengurus cabor banyak atlet yang memilih mundur karna penurunan anggaran yang sangat besar ini, dan ketika saya tanya bagaimana tanggapan Pak Pardi selaku Ketua Umum Koni terhadap adanya atlet yang mundur beliau meresponya dengan santai " Gimana ya mas memang dari pemerintah dapat jatah anggaranya segitu mas, makanya kita adakan rapat ini supaya pengurus cabor dan atlet tidak kaget ketika menerima uang insentif bulanan yang berkurang dari tahun sebelumnya mas" ujar Ketua Koni Kota Tegal itu.
Dan dari pernyataan yang disampaikan oleh ketua koni tersebut langsung direspon lagi dari salah satu pengurus Cabor Barongsai Yaitu Bimo Wasis Wicaksono S.PD menjelaskan bahwasanya beliau juga keberatan adanya penurunan anggaran tetapi beliau juga mau mengusulkan kepada Ketua Koni untuk meminta bantuan ke Pak Walikota, "Apa tidak bisa ya pak kita coba meminta bantuan ke Pak Wali supaya menggeser-geser anggaran yang ada sehingga anggaran kita tidak turun drastis, dan anggaran pemerintah juga tidak naik, nilainya tetap sama cuman kegunaan anggaranya berbeda misal ada anggaran kunjungan ke luar kota yang sekiranya tidak dipakai ditahun ini kita pindah dananya untuk anggaran Porprov begitu pak bisa tidak yah? " ujar pelatih cabor Barongsai itu.
Dari tanggapan mas Bimo banyak cabor yang mendukung juga dan menurut Ketua Umum Koni Kota Tegal itu beliau sudah menghubungi Walikota terkait hal itu dan ia mengatakan " Rekan-rekan sekalian hal itu sudah saya sampaikan ke pak Wali dari bulan lalu dan saya juga masih menunggu hasilnya bagaimana apakah Pak Wali bisa dan bersedia atau tidak kita tunggu saja tetapi jangan terlalu berharap nggeh pak buk, sementara kita pakai anggaran yang sudah pasti saja dan kalau memang dari pengurus cabor ada yang keberatan ya tidak apa-apa sampaikan saja ke saya dan saya akan usahakan bagaimana caranya supaya atlet kita tetep mau mewakili Kota Tegal di Porprov tahun 2026 ini meskipun agak keberatan karna masalah anggaran. " begitu kata Ketua Umum Koni Tegal.
Kemudian selanjutnya beliau menyampaikan bahwa atlet kita yang lolos Porprov juga mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya 112 atlet dan sekarangang menjadi 150 atlet yang lolos, hal tersebut otomatis berpengaruh pula terhadap anggaran yang semakin besar pula karna atlet nya bertambah, beliau juga sangat pusing karna penurunan anggaran tersebut sangat berpengaruh ke prestasi atlet nantinya. tetapi hal itu langsung dibantah oleh Ketua Binpres Kota Tegal Pak Heru yang mengatakan " Jangan takut pak Ketum kalo memang atlet kita mentalnya juara ya pasti juara dan ada anggaran bonus juga yang didapat atlet dan jumlahnya pun tidak berkurang dari tahun lalu, dan sedikit cerita pak kemarin saja ada atlet skateboard dari karanganyar yang papanya dibuat sendiri oleh bapaknya tetapi dia bisa mendapatkan emas di Seagames tentunya kita juga bisa seperti itu sederhana namun kita buat mental juara pada atlet-atlet kita!. " ujar ketua Binpres itu.
Kemudian yang terakhir Ketua Koni menyampaikan Nama-nama atlet yang lolos dan berada di lini berapa, dan banyak juga atlet yang turun dari lini yang disesuaikan atau ditentukan oleh Koni, seperti atlet Aeromodelling banyak yang masuk lini satu tetapi memilih turun ke lini dua dengan alasan trauma dan takutnya mslah mengecewakan nantinya, kemudian dari atlet sepeda juga mengatakan supaya atletnya ditaro di lini dua saja karna kurang yakin juga dengan atlet nya. Selain itu, Ketua Koni juga menekankan pentingnya meningkatkan kualitas pelatihan dan fasilitas olahraga untuk meningkatkan prestasi atlet. Beliau juga mengajak pengurus cabor dan atlet untuk bekerja sama dalam menghadapi tantangan ini. Dengan semangat dan kerja sama yang kuat, kita pasti bisa meningkatkan prestasi olahraga Kota Tegal.

Komentar
Posting Komentar